Rabu, 11 November 2015

KASUS PENCULIKAN MELALUI PERKENALAN FACEBOOK

KASUS PENCULIKAN MELALUI PERKENALAN FACEBOOK

Kasus-kasus penculikan terhadap para gadis setelah berkenalan dengan seseorang melalui Facebook, sudah seringkali terjadi. Sebagian besar korbannya adalah wanita yang usianya masih relatif muda, yakni belasan tahun. Mereka dengan mudah dibujuk dan dirayu oleh para pelaku dengan menggunakan akun Facebook palsu. Modus ini biasa dilakukan oleh para pelaku kejahatan, yang pandai membujuk dan merayu korbannya dengan iming-iming materi atau janji manis lainnya. Untuk menghindari kejahatan tersebut, sebaiknya para pengguna Facebook, berhati-hati saat berkenalan seseorang melalui Facebook. Waspadalah. Berikut, adalah contoh kasus penculikan maupun yang didahului dengan perkenalan di Facebook 
Marieta Nova Triana (14), gadis dibawah umur yang tinggal di Perumahan Mager Sari Permai Blok E2 Sidoarjo, Jawa Timur yang menjadi korban penculikan setelah berkenalan melalui jejaring sosial Facebook. Siwi SMP Kelas II di Surabaya, Jawa Timur ini menghilang sejak 6 Februari 2010 lalu sejak berkenalan dengan pria kenalannya di Facebook.Nova dikenal oleh keluarganya sebagai anak pendiam dan jarang keluar rumah. Ia kemudian diketahui berkenanalan dengan Ari melalui Facebook, korban sempat dinasehati kakaknya untuk tidak mudah percaya pada lelaki yang baru dikenal melalui dunia maya. Kini korban mengalami depresi setelah kasusnya merebak. Kristina, kakak Nova mengaku mengetahui adiknya berteman dengan Ari melalui Facebook. Bahkan ia sempat berbicara lewat telepon dengan Ari. Saat ditanya Kristina, Ari mengaku seorang anak band yang telah putus sekolah dan tinggal di Jakarta.
Dari seringnya berkomunikasi di Facebook, Nova dan Ari akhirnya sepakat bertemu di Jakarta saat keluarga Nova menghadiri acara pernikahan paman Nova di BSD. Kristina menambahkan, adiknya kini lebih banyak mengurung diri didalam rumah.Nova mengaku malu dan stress karena kasusnya merebak setelah diberitakan media. Saat ini Nova masih di rumah kerabatnya di Jakarta ditemani kedua orangtuanya. Polisi menemukan Nova saat, korban sedang berjalan-jalan di wilayah Tangerang, Banten. Informasi yang diperoleh, Nova di temukan bersama teman laki-lakinya bernama Ari. Keduanya menjalani pemeriksaan secara intensif di Mapolres Tangerang. Tim penyidik yang dipimpin oleh Kompol Audie Latuheru dan AKP Danang D Kartiko menemukan keduanya di kawasan Jatiwung, Tangerang malam. Korban datang ke Jakarta bersama orangtuanya, Heri Kristiono dan Sri, untuk menghadiri acara pernikahan adik Heri, Gatot Yunianto di gereja Johanes, Kebayoran, Jakarta Selatan, pada Jumat 5 Febuari 2010. Korban diduga dijemput tiga lelaki dengan sepeda motor dari Cluster City Alamanda Blok L 14, BSD, Tangerang. Selang sehari kemudian dia diberitakan menghilang.

Dalam kasus di atas pandangan dalam bidang psikologi yaitu masa remaja adalah konstruksi social. Dan remaja lebih cnderung menghabiskan banyak waktu mereka di dunia mereka sendiri, sebagian orang terpisah dari orang dewasa (Larson & Wilson,2004).
MASA REMAJA : WAKTU MEMBAGI KESEMPATAN DAN REIKO
 Masa remja menawarkan banyak kesempatan untuk prtumbuhan, tidak hanya dari dimensi fisik, tetapi juga dalam kompetensi kognitif dan emosional, otonomi, harga diri, dan intimasi. Anak muda yang mempunyai hubungan yang dekat dengan orang tua, sekolah, dan komunitanya cenderung berkembang dengan poitif dan sehat (Youngblade dkk, 2007). Saat ini menghadapi ancaman bahaya akan keadaan fisik dan kesejahteraan mental, termasuk angka kematian yang tinggi dan kecelakaan, pembunuhan, dan bunuh diri (Easton dkk.,2008). Seperti yang kita lihat, perilaku yang beresiko mencerminkan ketidakmatangan otak pada masa remaja. Survai nasional pada 1.400 siswa SMA mengungkapkan bahwa melakukan hal-hal yang berani hanya sebagai tren.  
GLOBALISAI MASA REMAJA
Annak-anak muda saat ini hidup di lingkungan global, jaringan dan interakoneksi dan interdependesi. Sisi baiknya dalam masa globalisasi ini adalah dapat mengakses informasi hiburan di internet sangat mudah dan cepat. Globaliasi dan modernisasi merupakan gerakan yang terjadi di seluruh dunia. Penyebaran yang cepat akan teknologi, membuat pengetahuan merupakan sumber utama.

Kesimpulan :
 di era globalisasi yang semakin maju ini informasi yang baik ataupun yang buruk dapat di akses secara mudah dan gampang, bahkan kejahatan juga bisa sangat gampang mausk pada dunia internet terutama di soial media yang pengguna nya rata-rata masih merupakan remaja awal dan masih sangat labil dan berpikir dan bertindak sehingga munculah niat jahat dari oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab seperti kasus di atas.






Sumber:

 Diane E. Papalia Ruth Duskin Feldman dengan Gabriela Martorell .(2015). Menyelami Perkembangan Manusia .Jakarta: Salemba Humanika. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar